Pendidikan

Editing merupakan

Editing merupakan

Editing merupakan

Editing merupakan

Editing merupakan bagian dari proses pasca produksi yang menggabungkan, menyusun shot demi shot atau gambar demi gambar yang bertujuan untuk mengkaji cerita agar menjadi sebuah video atau film utuh sehingga dapat dinikmati.

Oleh sebab itu Santoso (2004 : 19) menyatakan bahwa “dalam editing perlu diperhatikan syarat sebagai berikut : (1) kesinambungan cerita, (2) kesinambungan gambar dan kesinambungan suara, (3) kesinambungan irama adegan, (4) hubungan shot yang satu dengan shot berikutnya, dengan memperhatikan  variasi frame dan komposisi jadi editor”.

Dalam proses editing seorang editor perlu memperhatikan prinsip-prinsip dalam editing. Darmanto dalam Santoso (2004:22) setidaknya menuliskan 10 prinsip yang harus diperhatikan dalam proses editing yang antara lain :

  1. Jangan menyambung gambar dengan cutting, dissoleve, panning atau tracking tanpa motivasi yang jelas.
  2. Jangan menyambung dua gambar dari format yang sama, misal dari MS ke MS, LS ke LS karena akan kelihatan jumping.
  3. Jangan menyambung dari angle yang ekstrim LS ke CU, lebih halus dijembatani dengan MS, atau zoom in.
  4. Jangan menyambung dua gambar yang sama tetapi diambil dari arah berlawanan (crossing the line)
  5. Walaupun esensi televisi, video dan film adalah close up namun ingat keseluruhan cerita tidak mungkin dengn CU semua, harus ada LS, MS, dan sebagainya.
  6. Jangan memotong shot saat bergerak panning  ataupun tilting. Sambunglah saat awal atau akhir gerakan. Juga jangan membuat cutting dari dua kamera yang bergerak ke statis atau sebaliknya. Kecuali gerakannya sama serta kecapatan yang sama pula.
  7. Jangan dissolve gambar dari dua kamera yang bergerak (panning). Atau dari kamera yang bergerak statis atau sebaliknya. Kecuali gerakannya sama atau ingin memberikan efek tertentu.
  8. Hindari fast dissolve. Cobalah 2-3 detik untuk waktu perpindahan.
  9. Bila membuat fade in usahakan jangan gambar dahulu yang muncul, karena akan “mati”, usahakan bersama atau audio dulu.
  10. Buatlah cut, dissolve dan lainnya sesuai irama suara, musik, dan komentar. Lakukan cut, fade out saat musik atau kalimat berakhir.

Editing dalam sebuah produksi yang merupakan sebuah proses akhir dapat menolong kelemahan yang dilakukan selama proses produksi. Namun, sebaliknya jika seorang editor tidak maksimal berkerjanya juga dapat menurunkan atau bahkan merusak isi dan tujuan dari video atau film tersebut. Oleh karena seorang guru/ calon guru saat berperan sebagai seorang editor harus sangat berhati-hati dan dengan cermat memperhatikan apa yang dilakukannya dan memastikan segala sesuatu sesuai dengan isi dan tujuan video yang telah ditentukan pada naskah di tahap pra produksi.

Sumber : https://forbeslux.co.id/