Pendidikan

Pancasila sebagai Etika Politik

Pancasila sebagai Etika Politik

Pancasila sebagai Etika Politik

Pancasila sebagai Etika Politik

PENGERTIAN ETIKA

a. Etika merupakan suatu pemikiran kritis yang mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral
b. Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikutisuatu ajaran moral tertentu, atau bagaimana kita harus mengambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan pelbagai ajaran moral
PENGERTIAN NILAI
a. Nilai itu pada hakikatnya adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek. Bukan objek itu sendiri,
b. Sesuatu itu mengandung nilai artinya ada sifat atau kualitas yang melekat pada sesuatu itu
c. Menilai berarti menimbang, suatu kegiatan manusia untuk menghubungkan suatu dengan yang lain, kemudian untuk selanjutnya diambil keputusan. Keputusan itu merupakan keputusan nilai yang dapat menyatakan berguna atau tidak berguna, benar atau tidak benar, baik atau tidak baik, indah atau tidak indah.
d. Di dalam nilai itu sendiri terkandung cita-cita, harapan-harapan, dambaan-dambaan dan keharusan.maka apabila kita berbicara tentang nilai, sebenarnya kita berbicara tentang hal yang ideal, hal yang merupakan cita-cita,harapan dambaan dan keharusan.
Hierarkhi Nilai
Max Sceler mengemukakan bahwa nilai-nilai yang ada, tidak sama luhurnya dan sama tingginya. Nilai-nilai itu secara senyatanya ada yang lebih tinggi dan ada yang lebih rendah dibandingkan dengan nilai-nilai lainya. Nilai-nilai tersebut dikelompokan menjadi 4 yaitu:
a. Nilai-nilai kenikmatan
b. Nilai-nilai kehidupan
c. Nilai-nilai kejiwaan
d. Nilai-nilai kerohanian
Sedangkan menurut Walter G. Everet menggolongkan nilai-nilai manusiawi kedalam 8 kelompok yaitu:
a. Nilai-nilai ekonomis
b. Nilai-nilai kejasmanian
c. Nilai-nilai hiburan
d. Nilai-nilai social
e. Nilai-nilai watak
f. Nilai-nilai estetis
g. Nilai-nilai intelektual
h. Nilai-nilai keagamaan
Sedangkan notonegoro membagi nilai menjadi 3 macam yaitu
a. Nilai material
b. Nilai vital
c. Nilai kerohanian