Pendidikan

WHAT IS DATA FLOW DIAGRAM a.ka DIAGRAM ALIRAN DATA

WHAT IS DATA FLOW DIAGRAM a.ka DIAGRAM ALIRAN DATA

 

WHAT IS DATA FLOW DIAGRAM a.ka DIAGRAM ALIRAN DATA

DFD adalah sebuah teknik grafis yang menggambarkan aliran informasi dan tranformasi yang diaplikasikan pada saat data bergerak dari input menjadi output.
DFD juga dikenali sebagai grafik aliran data atau bubble chart. Bentuk dasar dari suatu aliran data sebagai beikut:
lax2
[gambar 2]

DFD dapat digunakan untuk menyajikan sebuah system atau perangkat lunak pada setiap tingkat abstaksi. DFD dapat dipartisi ke dalam tingkat-tingkat yang merepresentasikan aliran informasi yang bertambah dan fungs ideal.
DFD tingkat 0, yang disebut juga dengan model sistem fundamenatasi atau model konteks, merepresentasikan seluruh elemen sistem sebagai sebuah bubble tunggal dengan data input dan output yang ditunjukkan oleh anak panah yang masuk dan keluar secara berurutan. Proses tambahan (bubble) dan jalur aliran informasi direpresentasikan pada saat DFD tingkat 0 dipartisi untuk mengungkap setail yang lebih. Contohnya, sebuah DFD tingkat 1 dapat berisi lima atau enam bubble dengan anak panah yang saling menghubungka. Setiap proses yang direpresentasikan pada tingkat 1 merupakan subfungsi dari seluruh sistem yang digambarkan di dalam model konteks.

Prosedur atau konsumer informasi yang ada di luar bound sistem untuk dimodelkan

lax3
[gambar 3]

Transfer informasi (fungsi) yang ada di dalam bound sistem untuk dimodelkan

lax4
[gambar 4]

Objek data , anak panah menunjuk arah aliran data.

lax5
[gambar 5]

Repositori data yang disimpan untuk digunakan oleh satu atau lebih, proses dapat disederhanakan buffer atau queue. Atau serumit database relasional.

lax6
[gambar 6]

Penting untuk dicatat bahwa tidak ada indikasi eksplisit dari urutan pemrosesan yang didukung oleh diagram tersebut. Prosedur atau urutan dapat menjadi implicit di dalam diagram, tetapi representasi procedural biasanya ditunda sampai desain perangkat lunak.
Seperti telah diacatat sebelumnya, masing-masing bubble dapat direfinasi atau dilapisi untuk menggambarkan lebih setail. Gambar dibawah menggambarkan konsep ini. Perhatikan, sebuah model fundamental untuk sistem F yang menunjukkan input utama adalah A dan awal ouput B. Kemudian kita menyaring model F ke dalam tranformasi f1 sampai f7. Catatlah bahwa kontinuitas aliran informasi harus dijaga, yaitu input dan output ke masing-masing penyaringan harus tetap sama. Konsep ini, yang sering disebut dengan balancing, esensial bagi pengembangan model konsisten. Penyaringan lebih jauh dari f4 menggambarkan detail di dalam bentuk transformasi f41 sampai f45. Lagi, input (X,Y) dan output (Z) tetap tidak berubah.
lax7
[gambar 7]

Perlu diperhatikan disini, sebuah DFD dapat disalahinterpresentasikan jika fungsinya tidak sesuai dengan diagram alir. Sebuah DFD menggambarkan aliran informasi tanpa representasi logika procedural yang eksplisit (misalnya kondisi atau loop).

Sumber : https://sam-worthington.net/